Potensi Antibakteri Diatom Laut Skeletonema costatum terhadap Bakteri Vibrio sp

  • Iriani Setyaningsih
  • Lily M. Panggabean
  • Bambang Riyanto
  • Novita Nugraheny

Abstract

Budidaya udang di Indonesia berkembang dengan cukup pesat karena udang merupakan salah satu
sumber devisa bagi negara. Akan tetapi perkembangan ini menghadapi permasalahan seperti adanya
penyakit bakterial. Salah satu bakteri patogen pada budidaya udang adalah Vibrio sp. Upaya untuk
mengatasi hal ini dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan bahan antibakteria S. costatum. Pada
penelitian ini, kulitivasi diatum S. costatum dilakukan dalam botol schott yang berisi f medium yang
dilengkapi dengan aerator dan cahaya dengan intensitas 2000 luks. Kulivitasi dilakukan pada suhu 25oC.
Kurva pertumbuhan S. costatum ditentukan dengan menghitung jumlah sel setiap harinya. Untuk ekstraksi
antibakteri, kultur dipanen pada hari ke-6, selanjutnya dilakukan ekstraksi terhadap biomasanya dengan
menggunakan metanol untuk mendapatkan ekstrak antibakteri. Ekstrak antibakteri ini diujikan pada bakteri
Vibrio sp dengan metode difusi agar. Hasil pengujian terhadap aktivitas penghambatan bakteri tersebut
menunjukkan bahwa ekstrak kasar (crude) intraseluler S. costatum mampu menghambat pertumbuhan
bakteri Vibrio sp dengan potensi hambatan (inhibitor potention) 75,47% (pada konstertasi ekstrak 2000
ppm), 52,08% (pada 1000 ppm), 30,43% (pada 500 ppm), 23,81% (pada 250 ppm) dan 15,79% (pada 100
ppm) dibandingkan dengan kloramfenikol.
Key word: antibakteri, Skeletonema costatum, Vibrio