Characteristics of Functional Salt from Green Seaweed Ulva lactuca

  • Raudhi Kurniawan Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga
  • Nurjanah Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Agoes M.Jacoeb Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Asadatun Abdullah Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Rizsa Pertiwi Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor

Abstract

Ulva lactuca is a potential source of functional salt. The production of the functional salt is limited by the fishy smell of the product. The purpose of this research was to determine the concentration of activated charcoal that can reduce the fishy odor of seaweed salt. The functional salt was extracted using activated charcoal at 0.5; 0.75; 1; 1.25 and 1.5%. The sensory and functional properties of the salt including mineral content, Na: K ratio, NaCl levels, total phenol and antioxidant activity were characterized. The sensory tests showed that 1.5% activated charcoal improved salt's consumer acceptance. The selected functional salt contained Na 91.00±1.28 g/kg; K 44.88±0.06 g/kg with a Na: K ratio of 2.03±0.03. This salt also contained NaCl 9.08±0.42%; total phenols of 13.72±0.19 mg GAE/g extract and antioxidant activity expressed by IC50 1681.27±3.80 mg / L.

References

Basir A, Tarman K, Desniar. 2017. Aktivitas antibakteri dan antioksidan alga hijau Halimeda gracilis dari Kabupaten Kepulauan Seribu. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(2): 211-218.

Bobo-Garcia G, Daidov-Pardo G, Arroqui C, Virseda P, Marin-Arroyo MR, Navarro M. 2014. Intra-laboratory validation of microplate methods for total phenolic content and antioxidant activity on polyphenolc extracts, and comparison with conventional spectrophotometric methods. Journal of the Science of Food and Agriculture. 95(1): 204-209.

Catur. 2002. Pengaruh ekstrak biji kelor dan arang aktif cangkang kelapa sawit terhadap penambahan sifat fisika, kimia dan mikrobiologi. [Skripsi]. Samarinda (ID): Universitas Mulawarman.

Craft BC, Kerrihard AL, Amarowicz R, Pegg RB. 2012. Phenol-based antioxidants and the in vitro methods used for their assessment. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. 11: 148-173.

Devi GK, Manivannan K, Thirumaran G, Anantharaman P, Balasubaramanian T. 2009. Antibacterial properties of selected green seaweeds from Vedalai coastal waters Gulf of Mannar: marine biosphere reserve. Global Journal of Pharmacology. 3(2):107-112.

Diachanty S, Nurjanah, Abdullah A. 2017. Aktivitas antioksidan berbagai jenis rumput laut cokelat dari perairan Kepulauan Seribu. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(2): 305- 318.

Dolorosa MT, Nurjanah, Purwaningsih, Anwar E, Hidayat T. 2017. Kandungan senyawa bioaktif bubur rumput laut Sargassum plagyophyllum dan Eucheuma cottonii sebagai bahan baku krim pencerah kulit. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(3): 633-644

Erniati, Zakaria FR, Prangdimurti E, Adawiyah DR. 2016. Potensi rumput laut: kajian komponen bioaktif dan pemanfaatannya sebagai pangan fungsional. Acta Aquatica. 3(1): 12-17.

Erniati, Zakaria FR, Prangdimurti, Adawiyah DR, Priosoeryanto BP. 2018. Penurunan logam berat dan pigmen pada pengolahan geluring rumput laut Gelidium sp. dan Ulva lactuca. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 21(2): 266-275.

Firdaus M. 2013. Indeks aktivitas antioksidan ekstrak rumput laut cokelat (Sargassum aquifolium). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 16(1): 42-47.

Gazali M, Nurjanah, Zamani NP. 2018. Eksplorasi senyawa bioaktif alga cokelat Sargassum sp. Agardh sebagai antioksidan dari pesisir barat Aceh. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 21(1): 167- 178.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2017. Statistik Perikanan Tangkap Perairan Laut. www.kkp.go.id [Diakses 10 Januari 2019].

[KEMENPERIN] Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 2018. Ketentuan dan Tata Cara Perhitungan Tingkat Komponen dalam Negeri. No: 16/M-IND/Per/2/2011.

Hartini L, Yulianti E, Mahmudah R. 20014. Karakterisasi karbon aktif teraktivasi NaCl dari ampas tahu. Alchemy. 3(2): 145-153.

Luthfiyana N, Nurjanah, Nurilmala M, Anwar E, Hidayat T. 2016. Rasio bubur rumput laut Euchema cottonii dan Sargassum sp. sebagai formula krim tabir surya. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 19(3): 183-195.

Ma’ruf WF, Ratna I, Eko ND, Eko S, Ulfah A. 2013. Profil rumput laut Caulerpa racemosa dan Gracilaria verrucosa sebagai edible food. Jurnal Saintek Perikanan. 9(1):6874.

Magnusson M, Carl C, Mata L, Nys R, Paul NA. 2016. Seaweed salt from Ulva: a novel first step in a cascading biorefinery model. Biology direct. 16 (2016): 308-316.

Maharany F, Nurjanah, Suwandi R, Anwar E, Hidayat T. 2017. Kandungan senyawa bioaktif rumput laut Padina australis dan Eucheuma cottonii sebagai bahan baku krim tabir surya. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(1): 10-17

Matanjun P, Mohamed S, Mustapha NM, Muhammad K, Ming CH. 2008. Antioxidant activities and phenolics content of eight species of seaweeds from north Borneo. Journal of Applied Phycology. 20(4):367-373.

Manteu SH, Nurjanah, Nurhayati T. 2018. Karakteristik rumput laut cokelat (Sargassum policystum dan Padina minor) dari perairan Pohuwato Provinsi Gorontalo. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 21(3): 396-405.

Novoa AV. Andrade-Wartha ER. Linares AF, Genovese MI, González AEB, Vuorela P, Costa A, Mayer AMS, Rodriguez AD, Berlinck RGS, Fusetani N. 2011. Marine compounds with antibacterial, anticoagulant, antifungal, antiinflammatory, antimalarial, antiprotozoal, antituberculosis, and antiviral activities; affecting the immune and nervous system and other miscellaneous mechanisms of action. Comparative Biochemistry and Physiology. 67:191–222.

Nufus C, Nurjanah, Abdullah A. 2017. Karakteristik rumput laut hijau dari perairan Kepulauan Seribu dan Sekotong Nusa Tenggara Barat sebagai antioksidan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(3): 620-632.

Nurjanah, Abdullah A, Nufus C. 2018b. Karakteristik sediaan garam Ulva lactuca dari perairan Sekotong Nusa Tenggara Barat bagi pasien hipretensi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 23(1): 109-117.

Nurjanah, Aprilia BE, Fransiskayana A, Rahmawati M, Nurhayati T. 2018a. Senyawa bioaktif rumput laut dan ampas teh sebagai antibakteri dalam formula masker wajah. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(2): 304-316.

Osman MEH, Aboshady AM, Elshobary ME. 2013. Production and characterization of antimicrobial active substance from some macroalgae collected from AbuQir Bay Alexandria Egypt. Jurnal African Biotechnologi. 12(49): 6847-6858

Park J, Kwock CK, Yang YJ. 2016. The effect of the sodium to potassium ratio on hypertension prevalence: A propensity score matching approach. Nutrients. 8(8): 1-16.

Rafi M, Widyastuti N, Suradikusumah E, Darusman LK. 2012. Aktivitas antioksidan, kadar fenol dan flavonoid total dari enam tumbuhan obat Indonesia. Jurnal Bahan Alam Indonesia. 8(3): 159-165.

Rohaeti E, Heryanto R, Rafi M, Wahyuningrum A, Darusman LK. 2012. Prediksi kadar flavonoid total tempuyung (Sonchus arvensis L) menggunakan kombinasi spektroskopi IR dengan regresi kuadrat terkecil parsial. Jurnal Kimia. 5(2):101-108.

Sanger G, Kaseger BE, Rarung LK, Damongilala L. 2018. Potensi beberapa jenis rumput laut sebagai bahan pangan fungsional, sumber pigmen dan antioksidan alami. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 21(2): 208-217.

Sulivan LO, Morphy B, McLoughlin P, Duggan P, Lawlor PG, Hughes H, Gardiner GE. 2010. Probiotikcs from marine macroalga for human and animal health applications. Marine Drugs. 8:2038-2064.

Yanuarti RN, Nurjanah, Anwar E, Hidayat T. 2017. Profil fenolik dan aktivitas antioksidan dari ekstrak rumput laut Turbinaria conoides dan Eucheuma cottonii. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(2): 230-237.

Published
2019-12-31