PENGHAMBATAN PEMBENTUKAN HISTAMIN PADA DAGING IKAN TONGKOL (Euthynnus affi nis) OLEH QUERCETIN SELAMA PENYIMPANAN

  • Nanda Radithia Prasetiawan Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Tembalang, Semarang 50275 – Indonesia Telp. 024-7474698; Fax. 024-7474698
  • Tri Winarni Agustini Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Tembalang, Semarang 50275 – Indonesia Telp. 024-7474698; Fax. 024-7474698
  • Widodo Farid Ma'ruf Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Tembalang, Semarang 50275 – Indonesia Telp. 024-7474698; Fax. 024-7474698

Abstract

Pengaruh penambahan quercetin terhadap kadar histamin daging ikan tongkol (Euthynnus affi nis)
selama penyimpanan pada suhu ruang dibahas melalui penelitian ini. Penambahan 0,5; 1,0; dan
1,5% quercetin menyebabkan penurunan kadar histamin dan TPC daging ikan tongkol lumat pada
penyimpanan jam ke-12, 24, dan 36. Kadar histamin mengalami penurunan yang signifi kan pada jam
ke-12 dari (74,613±0,513) mg/100 g menjadi (15,805±1,061) mg/100 g, (9,510±0,658) mg/100 g, dan
(3,635±0,580) mg/100 g pada perlakuan penambahan 0,5; 1,0; dan 1,5% secara berurutan. Asam amino
histidin daging ikan tongkol dengan perlakuan penambahan quercetin mengalami penurunan yang lebih
lambat selama penyimpanan dibandingkan perlakuan tanpa penambahan quercetin (kontrol).
Kata kunci: histamin, histidin, ikan tongkol, quercetin, total plate count
PENDAHULUAN
Histamin adalah senyawa amin biologis
heterosiklik primer
Published
2014-06-19